Tatkala waktunya tiba akan bertemu tabir kita dihadapan.
Bila saatnya telah datang, akan kusematkan tanda kasih di jemari manis tanganmu. Dan kupasangkan untaian makara cinta di jenjang lehermu yang indah.
Di saat itu telah terungkap tira-tirai hingga tiada lagi seutas pembatas diantara kita.
Pasti selalu ku mendekapmu tiada waktu hingga sang maut melambungkannya jauh ke awan.
“Ding… ding… ding… !”
Oh, dentang jam pun telah membuyarkan anganku.
Semburat tanya muncul dalam benak, “Akankah saat itu ada ?”
[Jakarta, 14 Nopember 2005 jam 21.55 wib oleh : 9a]


PERTAMAX
============
Peace !
ihik..ihik…tapi kenapa dari jemarimu tercium bau terasi…
habis makan ayam penyet ya ..yang????
hahaha……puisine sip….
===========
tengkyuuuuuuuuu…
Peace !